Rabu, 30 September 2015

penggobatan herbal untuk penyakit kanker payudara

       Kanker payudara,penyakit yang sangat mengerikan bagi wanita dan pada umumnya ini sering terjadi pada wanita di usia produktif,dan sayangnya kebanyakan wanita mengetahuinya sudah dalam keadaan buruk,pasti itu sangat menyakitkan,nah kita bahas ,apa sih kanker payudara itu? apa ciri-cirinya,serta faktor dari kanker payudara tersebut? obat herbal untuk pengobatan?

Kanker  Payudara:
Kanker payudara (Carcinoma mammae) dalam bahasa inggrisnya disebut"breast cancer" merupakan kanker pada jaringan payudara. Kanker ini paling umum menyerang wanita, walaupun laki-laki juga punya potensi terkena akan tetapi kemungkinan sangat kecil dengan perbandingan 1 diantara 1000.
Kanker ini terjadi karena pada kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali, atau kanker payudara sering didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma.
Penyakit ini diklasifikasikan   Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam urutan 17.
Ciri-ciri dan Faktor Kanker payudara:
Ciri-ciri Kanker Payudara:
1. Benjolan /penebalan disekitar  payuudara
2.Perubahan ukuran dan besar payudara
3.Terdapat kerutan disekitar payudara
4.Keluarnya cairan dari puting secara tiba-tiba
5.Nyeri tidak kunjunghilang di bagian tertentu payudara
6.Payudara nampak kemerahan dan bengkak 
7.Puting masuk kedalam
8.Gatal,bersisik sakit.dan ruam di puting susu
Faktor kanker payudara:
  • Faktor genetik atau ada riwayat keluarga yang mengalami penyakit kanker payudara.
  • Terkena radiasi ionisasi  sebelum atau sesudah pubertas.
  • Terlalu banyak Mengonsumsi lemak dan serat.
  • Merokok dan minum alkohol.
  • Payudara terlalu sering dipencet atau diremas.
  • Akibat penggunaan hormon estrogen yang tak terkontrol.
  • Zat-zat buruk yang ikut terkonsumsi bersama makanan.
  • Sistem pertahanan tubuh yang gagal dibangun oleh tubuh.
  • Sel payudara mengalami perubahan siifat menjadi ganas.

Obat herbal kanker payudara:
         Tentu kita sudah kenal dan tidak asing lagi mengenai bahan alami daun sirsak dan buah manggis yang sudah dipercayai untuk penggobatan kanker payudara, hal ini tentu mudah kan untuk didapati di sekitar kita, namun kita harus menggetaui takarannya dalam meminumnya ,tentunya juga itu merepotkan bagi kita, nah jangan susah , di jaman modern ini obat herbal sudah dikemas dengan baik serta efektif ,dan tidak menyusahkan tentunya, inilah produk obat herbal untuk kanker payudara yang efektif:

   
           
    
Dan masih banyak lagi produk herbal untuk pengobatan penyakit kanker payudara,,yang baik ,dan semoga bermanfaat buat referensi obat herbal untuk kanker payudara, lebih baik mencegah dari pada mengobati.
"dan maaf apabila ada salah pengucapan"

Rabu, 02 September 2015

Produk

Produk-produk HPAI

KENAPA SEHARI SEJUZ ? KENAPA ODOJ ?

Nampaknya ini pertanyaan yang masih menggelitik banyak orang. Banyak muslim. Mungkin membuat minder sebagian orang. Atau bahkan menyemangati sebagian lainnya. Terutama para muslim. Mari kita lihat dengan sederhana. Sesederhana mengaji sehari sejuz. Sesederhana keinginan dekat dengan Al Qur'an. Sesederhana keinginan meraih berkah dari Allah SWT. 

Mari kita berlogika. 
Baca Al Qur'an dengan didahului berwudhu maka satu huruf sepuluh kebaikan. 
Maka sepuluh keberkahan. Semisal Surat Al Ikhlas yang hanya sebaris. Ada kurang lebih 47 huruf. Baca Al Ikhlas saja 470 kebaikan. 
MasyaAllah. 

Lalu ? Ok..gini. Kalau seandainya satu baris rata2 50 kebaikan. Satu halaman Al Qur'an kurang lebih 15 baris. Satu juz kurang lebih 20 halaman. Maka 50 kebaikan x 15 x 20. Sama dengan 15.000 kebaikan. Banyak ya... MasyaAllah.. Ingat saudara2.. Allah ga pernah hitung2an. InsyaAllah malah diberikan lebih dari 15.000 keberkahan. Apalagi di bulan Ramadhan. Dilipatgandakan. 

Trus kenapa kita harus itung2an ? 
Modalnya apa ? Sederhana. Niat yang ikhlas. Agar terhindar dari riya Innamal a'malu binniat. Bab 1 Riyadhusshalihin. Segala amal berawal dari niat. Lalu kenapa masih berat memperbanyak amal ? Kalau balasannya melimpah ruah. Tidak dituntut menghafal. Hanya membaca saja. Tahapan pertama dari Ma'rifatul Qur'an. 

ODOJ tidak pernah mewajibkan anggotanya sehari sejuz. Hanya mengajak istiqomah tilawah sehari sejuz. Bahkan yang belum bisa sehari sejuz bisa mengikuti One Day Half Juz. Pelatihan tilawah sehari setengah juz. Hanya 5 lembar. Bahkan untuk anak-anak ada One Day One Lembar. 

Bahkan Rasulullah menganjurkan. Khatamkanlah Al Qur'an dalam satu bulan. Hadits Imam Bukhari. Al Qur'an 30 juz. Satu bulan rata2 30 hari. Maka 1 hari 1 juz. Hitungan sederhana. 

Lalu kenapa masih berat diikuti ? "Kan..saya sibuk banget.." Subhanallah...masih itung2an dengan Allah ? Hari ini kita sudah diberi nikmat hidup lagi. Masih diberi oksigen gratis tanpa bayar. Waktu kita kerja rata2 8 jam sehari. Istirahat 7-8 jam sehari. Masih ada 8 jam lagi. Bisa diatur untuk memperbanyak amal. Kembali ke niat dan kemauan. 

"Kan...saya belum lancar baca Al Qur'an" Subhanallah..mau sampai kapan ? Salah satu Rukun Iman adalah Iman Kepada Kitab Allah. Tidak cukup hanya dengan meyakini. Tapi juga mendekatkan diri. Lebih baik lagi mentadabburi. Masih banyak waktu melancarkan bacaan. Tersebar dimana-mana Rumah Tahsin Qur'an. Atau belajar dengan ustadz yang berpengalaman. Sekurangnya dekati yang sudah lancar bacaan. Keinginan ODOJ sangat sederhana. Agar seluruh muslim Indonesia dekat dengan Al Qur'annya. 

Indonesia berpenduduk 240 juta jiwa. 80% adalah penduduk muslim bersaudara. Menurun selama satu dasawarsa yg sebelumnya 90% saja. Maka 200 juta jiwa muslim perlu dekat dengan kitabnya. Agar teraih keberkahan dan terbaikinya akhlak masyarakat Indonesia. Ini sudah otomatis, saudara. Karena Al Qur'an langsung dari Sang Maha Kuasa. Terbentuk masyarakat Qur'ani sungguh indahnya. Apalagi semakin bertambah penghafal dan pengamalnya. 

Lalu ? Kenapa ODOJ ?
Jawabannya kenapa tidak ? 
Di komunitas ini tidak hanya tilawah. Tapi juga menjalin silaturahim. Saling kenal dan saling sapa. 
Padahal belum pernah tatap muka. Itulah kecanggihan sosial media. 
Juga saling mengingatkan. Terutama pada yang tilawahnya terlalaikan. Amal Jama'i. Tidak cukup sampai disana. Didalamnya anak muda kreatif yang siap mengawal ODOJ sepanjang masa. Allahummarhamna bil Qur'an. Sederhana bukan ? @rickyadrinaldi